HOME | ABOUT US | CONTACT US SURAT PEMBACA | IKLAN | SEARCH
Hot Topics
Polling
Institusi Penegak Hukum yang sering bermasalah menurut Anda?
 

Advertorial

SEO Joomla Contest
Selamat Bergabung Di Website PAB - Menggalang Persatuan & Kesatuan Bangsa -
Ketua Majelis Umum PBB Dilarang Kunjungi Eropa PDF Print E-mail
Kamis, 11 Maret 2010
New York, PAB-Online
Ketua Mejelis Umum PBB dari Libia termasuk di antara lebih dari 180 orang yang dilarang mengunjungi sebagian negara Eropa karena pertikaian diplomatik antara Libia dan Swiss, kata misi PBB Libia, Rabu waktu setempat.
Ali Abdussalam Treki , mantan menteri luar negeri Libia dan ketua Majelis Umum PBB sejak September tahun lalu , masuk dalam satu daftar warga-warga Libia yang menurut Tripoli dilarang memperoleh visa-visa apa yang disebut daerah Schengen.

Zona kunjungan yang dilarang itu meliputi 25 negara Eropa 22 anggota Uni Eropa plus Swiss, Eslandia dan Norwegia tempat gerakan orang-orang dijamin.

Libia menyerukan diakhirinya larangan visa terhadap orang yang masuk dalam daftar itu, yang diberikan kepada wartawan oleh misi PBB nya, dan kedua pihak akan menyelesaikan sengketa itu dalam pengadilan arbitrasi yang ditengahi sebuah negara netral.

"Kami bisa mencari satu solusi, tidak meningkatkan sengketa," kata Duta Besar Libia untuk PBB Abdurrahman Mohamed Shalgham kepada wartawan di misi negara itu. "Kami menginginkan satu penyelesaian."

Shalgham sendiri, serta Sekretaris OPEC dari Libia Abdullah Albadri, masuk dalam daftar itu. Seorang juru bicara misi Swiss menolak memberi komentar.

Libia mengatakan Swiss mulai memberlakukan larangan memberikan visa-visa Schengen kepada warga Libia Agustus 2009 dan kemudian mengeluarkan satu daftar nama orang yang dilarang memperoleh visa.

Sebuah surat kabar Libia memberitakan tentang daftar itu Februari, tetapi daftar lengkap nama-nama itu baru sekarang diperoleh.

Juru bicara Treki mengatakan ketua Majelis Umum menekankan perlunya menyelesaikan sengketa ini dalam satu tatakrama yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum internasional.

Hubungan Libia dengan Swiss tegang sejak pertengahan tahun 2008 dengan penangkapan seorang putra pemimpin Libia Muammar Gaddafi di sebuah hotel Jenewa atas tuduhan penganiayaan terhadap dua pembantu rumah tangganya.

Tuduhan-tuduhan itu dicabut tetapi Tripoli menghentikan pasokan minyak ke Swiss, menarik lebih dari lima miliar dolar dari
rekening-rekening bank Swiss dan memberlakukan embargo dagang terhadap negara pegunungan Alpen yang netral itu.

Banyak negara Eropa terkena dampak sengketa itu ketika Libia memblokir visa-visa untuk warga-warga negara zona Schengen yang bebas paspor, termasuk sebagian besar Uni Eropa, setelah Swiss melarang masuk sejumlah warga Libia termasuk Gaddafi dan keluarganya.

Keputusan Swiss memberlakukan larangan perjalanan terhadap para pejabat Libia itu memicu tindakan balasan Tripoli yang memberlakukan larangan pemberian visa kepada semua pengunjung dari daerah Schengen.

Sengketa itu tidak mengenakkan pemerintah-pemerintah Eropa yang memulai hubungan persahabatan dengan Gaddafi setelah Libia lepas dari sanksi-sanksi dan mulai bekerjasama menyangkut keamanan dan migrasi. (MIOL/IP)
 
Berita Terkini
YUSRIL Vs JAKSA AGUNG.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra menangkap sinyal politis dalam penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek Sisminbakum saat dirinya menjabat menteri.
Ciuman KD-Raul Dilaporkan ke Polisi
Maksud hati untuk menunjukkan kasih sayang dan cinta yang mereka miliki, Krisdayanti dan Raul Lemos malah dicerca beberapa pihak.

Indeks Berita

Edisi Harian
Buletin
Copyright © 2007 PT. Pemberitaan Aspirasi Bangsa - www.pab-indonesia.com