|
 |
|
 |
|
Perusahaan Cina Dilarang Produksi Maskot Piala Dunia |
|
|
|
Rabu, 10 Maret 2010 (17:06 wib)
Beijing, PAB-Online
Perusahaan asal Cina, Shanghai Fashion Plastic Product (SFPPC), diminta
menghentikan produksi maskot Piala Dunia 2010 karena lingkungan kerja
yang menyedihkan. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), melalui perusahaan
itu menghentikan produksinya sampai ada peningkatan kondisi pekerja.
Permintaan penghentian ini dilakukan setelah serikat pekerja Afrika Selatan mengancam akan memboikot pelaksanaan Piala Dunia setelah pemberitaan koran Britain's News of the World bahwa para pekerja pembuat maskot Piala Dunia di Shanghai dipaksa bekerja dengan kondisi yang menyedihkan.
GBG mengatakan, sebuah inspeksi audit di pabrik pembuatan menemukan adanya sejumlah bukti yang menunjukan pekerjaan pembuatan maskot tidak sesuai dengan petunjuk dasar bagi kontraktor FIFA.
Tapi tuduhan ini dibantah SFPPC. Seorang juru bicara perusahaan ini mengatakan, mereka telah melakukan banyak perubahan setelah kunjungan GBG sebulan lalu, dan mereka menunggu inspeksi berikutnya untuk mendapat persetujuan atas kemajuan yang dicapai.
''Kami adalah salah satu perusahan terbaik di Cina terkait dengan lingkungan pekerjaan, gaji, dan mentaati peraturan. Kami jelas sesuai dengan standar Cina,'' kata juru bicara tersebut. ''Kami juga sangat senang untuk mendapatkan saran dari GBG untuk membuat kemajuan guna mencapai standar internasional''.
Lebih jauh perusahaan ini menduga kalau mereka adalah korban dari sistem politik di Afrika Selatan. ''Tuduhan kalau kami menggunakan pekerja anak, gaji yang sangat rendah, dan kondisi kerja yang buruk tak mendasar,'' lanjut juru bicara itu.
Penghentian produksi untuk ajang olahraga bagi perusahaan Cina bukanlah yang pertama. Pada tahun 2007 pelaksana Olimpiade Beijing pernah melarang sebuah perusahaan di Dongguan untuk membuat barang dagangan untuk ajang itu setelah diketahui mempekerjakan buruh anak.(Rep/IP)
|
|