HOME | ABOUT US | CONTACT US SURAT PEMBACA | IKLAN | SEARCH
Hot Topics
Polling
Institusi Penegak Hukum yang sering bermasalah menurut Anda?
 

Advertorial

SEO Joomla Contest
Selamat Bergabung Di Website PAB - Menggalang Persatuan & Kesatuan Bangsa -
Barang Impor Didominasi China PDF Print E-mail
Rabu, 10 Maret 2010 (15:48 wib)
Jakarta, PAB-Online
Kementerian Perdagangan menyatakan barang-barang impor di Indonesia didominasi dari produk asal China. Produk China berhasil menguasai 18% pangsa pasar impor di Indonesia. China impornya terbesar di Indonesia sekitar 18%, kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar di Jakarta, Kamis (10/3). Menurutnya, pada tahun 2009 impor nonmigas dari China turun 9,74%. Namun, sebaliknya ekspor Indonesia ke China juga mengalami peningkatan hingga 15%. Artinya ada pengurangan dari defisit yang dialami Indonesia, ujar dia.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Dyah Maulida memaparkan jumlah importir terdaftar (IT) per 2009 mencapai 1122 untuk produk elektronika, 437 untuk pakaian jadi, 425 mainan anak, 147 untuk produk makanan dan minuman, dan 216 produk alas kaki.

Nilai impor terbesar, kata dia, berasal dari produk elektronik khususnya ponsel senilai 2,4 miliar dolar AS. Kemudian, produk makanan dan minuman senilai 140 juta dolar AS, mainan anak senilai 46 juta dolar AS, dan alas kaki senilai 63 juta dolar AS.

Sumber-sumber impor sebagian besar dari China. Diantaranya produk elektronik China makan porsi (seluruh impor di Indonesia) 34 %, pakaian jadi dari China 24%, mainan anak dari China hingga 70%, dan alas kaki dari China hingga 50%, jelasnya.

Dia menambahkan, untuk produk elektronik posisi impor selanjutnya diikuti Hongkong dan India, produk pakaian jadi posisi setelah China ditempati Spanyol dan Inggris. Selain China, mainan anak juga diimpor dari Hongkong dan untuk makanan dan minuman didominasi dari Malaysia kemudian Thailand, dan China. Sedangkan impor produk alas kaki setelah China didominasi Vietnam dan Spanyol.

Sementara itu, Mahendra Siregar menambahkan, selama Januari 2010 ekspor nonmigas ke China mencapai 1,01 miliar dolar AS atau meningkat 118,6% dibanding ekspor bulan yang sama tahun 2009. Selain itu, meningkatnya ekspor ke China juga meningkatkan peran China sebagai mitra dagang Indonesia.

Sebagai mitra ekspor China menuju yang terbesar, sekarang posisinya di nomor 2. Naik bertahap selama 5 tahun terakhir dan China akan jadi nomor 1 juga, harap Mahendra. Data Kemendag menunjukan pangsa ekspor ke China dalam ekspor nonmigas mengalami peningkatan dari 10% pada Januari 2009 menjadi 14% pada Januari 2010.(SMCN/IP)
 
Berita Terkini
YUSRIL Vs JAKSA AGUNG.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra menangkap sinyal politis dalam penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek Sisminbakum saat dirinya menjabat menteri.
Ciuman KD-Raul Dilaporkan ke Polisi
Maksud hati untuk menunjukkan kasih sayang dan cinta yang mereka miliki, Krisdayanti dan Raul Lemos malah dicerca beberapa pihak.

Indeks Berita

Edisi Harian
Buletin
Copyright © 2007 PT. Pemberitaan Aspirasi Bangsa - www.pab-indonesia.com