|
 |
|
 |
|
Kapolri: Dari Tes DNA, Jenazah Teroris di Pamulang 100% adalah Dulmatin |
|
|
|
Rabu, 10 Maret 2010 (14:19 wib)
Jakarta, PAB-Online
Kapolri Bambang Hendarso Danuri menyatakan jenazah tersangka teroris
yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang Selasa kemarin adalah
Dulmatin.
"100%, dengan tingkat kekeliruan satu banding 100 ribu trilyun, yang bersangkutan adalah benar Dulmatin alias Mansur alias Fahri Ardiansyah alias Joko Pitono," ujarnya dalam keterangan resmi di Mabes Polri, Rabu (10/3).
Kapolri memastikan jenazah tersangka adalah Dulmatin setelah mendapat keterangan dari tim Pusdoklabfor Mabes Polri yang telah melakukan penelitian terhadap ketiga jenazah tersangka teroris.
Ketua tim Pusdoklapfor menjelaskan, pihaknya telah meneliti jenazah dengan menggunakan medode DVI yang diakui secara internasional. "Kami mengumpulkan data sekunder dan data primer. Dari data sekunder berupa tahi lalat, alis mata, bentuk dagu, dinyatakan cocok. Dari super impose, yakni peerbandingan antara jenazah dengan foto tersangka dalam keadaan hidup juga ditemukan kecocokan," ujarnya.
Dari data primer berupa tes DNA dengan keluarga tersangka Dulmatin juga ditemukan kemiripan hampir 100%. "Kami simpulkan bahwa jenazah X1 match dengan profil DNA database kami," ujar ketua Pusdoklapfor.
Jenazah pertama dinyatakan adalah Dulmatin, sementara dua jenazah lainnya masing-masing adalah Ridwan dan Hasan Nur, keduanya adalah pengawal Dulmatin.(SMCN/IP)
|
|