|
 |
|
 |
|
PKS: Bailout Century, 80% Kesalahan Boediono |
|
|
|
Selasa, 09 Februari 2010 (10:53 wib)
Jakarta, PAB-Online
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah memastikan sikap bahwa
yang paling bertanggung jawab dalam pengambilan kebijakan bailout Bank
Century adalah Boediono dan Sri Mulyani. Karena itu Presiden tidak
perlu dimintai keterangan oleh Pansus Angket Century.
“Pihak yang paling bertanggung jawab dalam skandal Bank Century adalah Boediono dan Sri Mulyani dengan porsi kesalahan 80 persen di Boediono dan 20 persen di Sri Mulyani,” ujar Wakil Ketua Pansus Century dari Fraksi PKS Mahfudz Siddiq kepada wartawan, Selasa (9/2/2010).
Sikap politik PKS, kata Mahfudz, mengacu pada Perppu Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) bahwa Presiden SBY tidak terlibat dalam proses pengambilan kebijakan bailout. Posisi presiden dalam kasus ini hanya dilaporkan kebijakan yang sudah diambil oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Hal ini, menurut Mahfudz, sudah diakui oleh Sri Mulyani selalu mantan Ketua KSSK yang melaporkan ke Presiden via SMS mengenai keputusan kebijakan bailout pada 21 November 2008. Sementara penanganan Bank Century sejak pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) sampai penetapan bank gagal yang ditengarai berdampak sistemik adalah sepenuhnya keputusan BI atau Boediono.
“Oleh karena itu tidak ada alasan kuat bagi panitia angket untuk memanggil Prsiden sebagai saksi,” pungkasnya.(ded/Okz/IP)
|
|